Kemenkop dan UKM Gandeng 3 Perguruan Tinggi Susun Strategi Nasional Pengembangan UMKM Indonesia

Kementerian Koperasi dan UKM menggandeng tiga perguruan tinggi untuk menyusun strategi nasional untuk pengembangan UMKM Indonesia.JAKARTA, JURNAL EKUIN: Kementerian Koperasi dan UKM menggandeng tiga perguruan tinggi untuk menyusun strategi nasional untuk pengembangan UMKM Indonesia.

 

 

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof. Dr. H. Rully Indrawan, M.Si di Jakarta, Kamis (9/5/2019), mengatakan Strategi Nasional tersebut dibutuhkan mengingat banyaknya Kementerian/Lembaga yang menangani UMKM di Indonesia mulai dari aspek pajak, akses keuangan, akses pembiayaan, inklusif gender, produktivitas, data, dan banyak hal lainnya namun belum ada pedoman utama agar semua dapat berkesinambungan.

 

Rully mengatakan, dalam rapat yang berlangsung pada Selasa, 7 Mei 2019 pukul 09.00 WIB di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM, tiga perguruan tinggi yakni SBM ITB, IPB, dan UI, bersama jajaran internal Kementerian Koperasi dan UKM sepakat diperlukan Strategi Nasional pengembangan UMKM Indonesia yang dapat dipedomani oleh semua lini stakeholders agar regulasi yang dikeluarkan dan program yang dijalankan dapat bersinergi dan meningkatkan daya saing pelaku UMKM secara komprehensif tanpa saling tumpang tindih.

 

 

"UMKM selama ini berjalan auto pilot, dan pemerintah perlu hadir dalam hal-hal strategis", katanya.

 

Ia juga menyampaikan bahwa penyusunan Strategi Nasional ini adalah pekerjaan penting dan besar, dan menargetkan pemerintah sudah memiliki Strategi Nasional pada 2020.

 

Beberapa masukan dari pihak akademisi untuk penyusunan Strategi Nasional pengembangan UMKM Indonesia di antaranya perlunya mapping program, regulasi, dan tupoksi Kementerian/Lembaga yang menangani UMKM dan perlunya leader kebijakan UMKM di Indonesia.

 

“Mereka menyampaikan perlu adanya entrepreneurship education yang mencakup monitoring, evaluasi, dan mentoring untuk membentuk ekosistem dan perlu adanya treatment yang berbeda untuk masing-masing skala pelaku UMKM mengingat mayoritas pelaku UMKM 98% adalah usaha mikro, bahkan mayoritas berada pada tingkat ultra mikro,” katanya.

 

Selain itu, perlu adanya leader kebijakan UMKM yang kuat baik menyempurnakan yang sudah ada saat ini, atau membentuk komite maupun pokja lintas stakeholders untuk kebijakan UMKM di Indonesia.

 

Para pemangku jabatan di lingkungan Kementerian Koperasi dan UKM, kata Rully, juga telah sepakat untuk mendukung pelaksanaan penyusunan Strategi Nasional pengembangan UMKM sebagai guidelines arah kebijakan UMKM nasional yang terpadu dan inklusif.

 

Penyusunan Strategi Nasional pengembangan UMKM menjadi sangat krusial dan perlu menitikberatkan pada proses identifikasi kebijakan yang terpadu melalui koordinasi dan sinergi yang optimal antar stakeholder dan K/L yang terlibat sesuai dengan aturan regulasi yang berlaku.

 

Selanjutnya penyusunan Strategi Nasional Pengembangan UMKM Indonesia akan diinisiasi dan dikoordinasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM selaku lead kementerian terkait kebijakan UMKM, di mana akan dilakukan pelibatan pihak-pihak internal untuk perumusan draft Strategi Nasional. (Agus)

 

 

primi sui motori con e-max

Konstruksi dan Infra

 Kementerian PUPR Siapkan Skema Penyediaan Rumah bagi Generasi Milenial
Kementerian PUPR Siapkan Skema Penyediaan Rumah... JAKARTA, JURNAL EKUIN: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) turut mendukung generasi milenial untuk dapat memiliki rumah dengan harga terjangkau. Harga rumah yang terus naik membuat...

Info Jalan Tol

Mudik Lebaran 2019, Seluruh Ruas Jalan Tol di Indonesia Diskon 15%

JAKARTA,  JURNAL EKUIN: Kabar gembira bagi Anda yang ingin melewati jalan tol saat arus mudik dan balik Lebaran 2019. Pasalnya, seluruh operator jalan tol atau dikenal dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang berada di bawah naungan Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) memberikan potongan harga atau diskon tarif di ruas jalan tol di seluruh Indonesia.

Read more...

Properti

Bidik Sektor Non Tol, Bisnis Properti Jasa Marga Makin Menggeliat

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. bersama berbagai Anak Perusahaan miliknya menargetkan 20% total pendapatan Perseroan di tahun ini berasal dari sektor usaha non tol. Sektor properti menjadi salah satu yang dibidik oleh Perseroan.SIDOARJO, JURNAL EKUIN: PT Jasa Marga (Persero) Tbk. bersama berbagai Anak Perusahaan miliknya menargetkan 20% total pendapatan Perseroan di tahun ini berasal dari sektor usaha non tol. Sektor properti menjadi salah satu yang dibidik oleh Perseroan.

Read more...

Aksi Korporasi

Kushartanto: Dorong Kualitas Generasi Penerus Bangsa, Jasa Marga Implementasikan Program Magang Bersertifikat
Kushartanto: Dorong Kualitas Generasi Penerus... JAKARTA, JURNAL EKUIN: Direktur SDM dan Umum PT Jasa Marga (Persero) TBK Kushartanto Koeswiranto mengatakan  sebagai...