Kemenkop dan UKM Harap Program BDS Ditjen Pajak Tingkatkan Kelas UKM

Kementerian Koperasi dan UKM menyambut baik program Business Development Service (BDS) yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan bekerja sama dengan 32 instansi, termasuk 21 BUMN dalam rangka mendukung pembinaan dan pengembangan usaha mikro kecil menengah.JAKARTA, JURNAL EKUIN: Kementerian Koperasi dan UKM menyambut baik program Business Development Service (BDS) yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan bekerja sama dengan 32 instansi, termasuk 21 BUMN dalam rangka mendukung pembinaan dan pengembangan usaha mikro kecil menengah.

 

 

“Kami berharap melalui program ini dapat meningkatkan skala usaha dari pelaku usaha dari skala mikro menjadi kecil, maupun yang kecil meningkat menjadi menengah,” kata Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kemenkop dan UKM Abdul Kadir Damanik di sela-sela penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) pembinaan UMKM melalui program BDS Ditjen Pajak dengan Kemenkop dan UKM, Kominfo, 21 BUMN, di Kantor Pajak, Jakarta, Selasa (30/4/2019).

 

Melalui kerja sama ini, Kemenkop dan UKM diberi tugas untuk membina Kelembagaan dan Usaha KUMKM, Kementerian Keuangan dan membina serta mengawasi UMKM dalam berusaha dan kontribusi pajaknya, sementara BUMN akan membina UMKM melalui program RKB dan PKBL-nya, Market Place di hilir dengan pemasaran onlinenya.

 

“Sinergi dan kolaborasi ini semoga tepat dan cepat dalam mendorong peningkatan atau pengembangan usahanya UMKM,” tandas Damanik.

 

Sebelumnya Kemenkop dan UKM telah bekerja sama dengan Rektor UI dan LPEM-UI hingga terwujudkan sebuah Web Portal yang dapat membantu UMKM mengembangkan usahanya, sekaligus sebagai media registrasi dan pendataan UMKM by name by addres yakni melalui www.ukmindonesia.id.

 

UMKM yang sudah terverifikasi melalui web portal tersebut akan dimasukkan dalam database UMKM Indonesia, sekaligus akan mendapatkan sertifikat. Keuntungan lain UMKM bisa melihat program insentif pemerintah. Di samping itu UMKM akan mudah mendapatkan NPWP tanpa harus ke Ditjen Pajak.

 

“Laman ada semua program sudah dimasukkan. Selain itu, kami ingin agar pelaku UMKM dapat informasi program pemerintah dengan baik, dan UMKM bisa juga melihat insentif di sana,” katanya.

 

Dalam sambutannya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pemberian dan pembinaan kepada pelaku UMKM merupakan bagian dari program BDS yang telah dirintis Ditjen Pajak sejak tahun 2015. Menurut Menkeu, pembinaan UMKM ini perlu dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas UMKM itu sendiri.

 

“Kunci sukses negara seperti Thailand, Korea Selatan, dan Jepang, itu karena kualitas UMKM sangat baik, kompetitif, efisien, dan sudah masuk dalam sektor formal yang produktif. Jadi kita berharap kualitas UMKM akan terus diperkuat dan diperbaiki,” papar Sri Mulyani.

 

Sebagai informasi, ruang lingkup perjanjian kerja sama tersebut mencangkup pemberian pelatihan dan bimbingan terkait materi perpajakan, pembukuan, pencatatan, atau materi lainnya dalam program pembinaan UMKM yang diselenggarakan oleh para instansi. Sementara pemberian layanan, informasi dan materi perpajakan oleh Ditjen Pajak.

 

“Layanan BDS ini merupakan bagian dari strategi DJP meningkatkan kesadaran dan kepatuhan perpajakan sektor UMKM yang merupakan bagian penting dari ekonomi Indonesia,” ujar Sri Mulyani. (Agus)

 

primi sui motori con e-max

Konstruksi dan Infra

 Kementerian PUPR Siapkan Skema Penyediaan Rumah bagi Generasi Milenial
Kementerian PUPR Siapkan Skema Penyediaan Rumah... JAKARTA, JURNAL EKUIN: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) turut mendukung generasi milenial untuk dapat memiliki rumah dengan harga terjangkau. Harga rumah yang terus naik membuat...

Info Jalan Tol

Mudik Lebaran 2019, Seluruh Ruas Jalan Tol di Indonesia Diskon 15%

JAKARTA,  JURNAL EKUIN: Kabar gembira bagi Anda yang ingin melewati jalan tol saat arus mudik dan balik Lebaran 2019. Pasalnya, seluruh operator jalan tol atau dikenal dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang berada di bawah naungan Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) memberikan potongan harga atau diskon tarif di ruas jalan tol di seluruh Indonesia.

Read more...

Properti

Bidik Sektor Non Tol, Bisnis Properti Jasa Marga Makin Menggeliat

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. bersama berbagai Anak Perusahaan miliknya menargetkan 20% total pendapatan Perseroan di tahun ini berasal dari sektor usaha non tol. Sektor properti menjadi salah satu yang dibidik oleh Perseroan.SIDOARJO, JURNAL EKUIN: PT Jasa Marga (Persero) Tbk. bersama berbagai Anak Perusahaan miliknya menargetkan 20% total pendapatan Perseroan di tahun ini berasal dari sektor usaha non tol. Sektor properti menjadi salah satu yang dibidik oleh Perseroan.

Read more...

Aksi Korporasi

Kushartanto: Dorong Kualitas Generasi Penerus Bangsa, Jasa Marga Implementasikan Program Magang Bersertifikat
Kushartanto: Dorong Kualitas Generasi Penerus... JAKARTA, JURNAL EKUIN: Direktur SDM dan Umum PT Jasa Marga (Persero) TBK Kushartanto Koeswiranto mengatakan  sebagai...